Pasca Gempa Palu, Kementan Siapkan Rehabilitasi Lahan Pertanian

JawaPos.com – Pasca gempa dan tsunami menghantam Palu dan sejumlah daerah di Sulawesi Tengah (Sulteng), Kementerian Pertanian menurunkan tim khusus. Tim tersebut untuk menginventarisir luas lahan pertanian yang rusak akibat bencana.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, pihaknya kini tengah menyusun langkah rehabilitasi terhadap lahan pertanian warga yang terdampak gempa.

“Kami lihat dulu kerusakannya seperti apa. Pasti kami beri bantuan melalui APBN. Bantuannya bisa dengan benih dan mesin pertanian,” kata Amran usai menghadiri kuliah umum di Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu (3/10).

Selain menyiapkan bantuan rehabilitasi lahan pertanian, dalam pekan ini, Kementerian Pertanian berencana juga mengirimkan 500 truk berisi bahan makanan ke Palu, Sigi, dan Donggala. “Pasti kita upayakan untuk lahan pertanian ini,” katanya.

Seperti diketahui, Provinsi Sulawesi Tengah termasuk salah satu sentra jagung. Data dari Kementan mengungkapkan, ekspor jagung dari Sulteng telah dimulai dari Pelabuhan Ampana, Kabupaten Tojo Una-una. Bahkan, ekspor jagung dari Gorontalo juga sebagiannya berasal dari Sulteng, terutama dari Kabupaten Buol.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi Sulteng Trie Iriany Lamakampali pernah mengatakan, luas tanam dan produksi jagung di Sulteng meningkat terus sejak 2015-2018. Konon, di 2018, Sulteng mampu memproduksi jagung sekitar 380.650 ton.

(rcc/JPC)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.