Perumnas Balaroa Bakal Jadi Tempat Pemakaman Massal, Ini Alasannya

JawaPos.com – Wilayah Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) masih menjadi perhatian khusus bagi pemerintah pasca gempa bumi dan tsunami. Sebab kondisi di lokasi tersebut sangat menyulitkan untuk melakukan evakuasi.

Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto menjelaskan dari tinjaunnya langsung di lokasi tersebut pada H+7 ini, alat berat untuk evakuasi korban masih belum dapat dioperasikan. Pasalnya kondisi tanah di sana berpotensi amblas ketika diberi beban berlebih.

“Di Balaroa di komplek perumnas itu ambles. Itu memang timbul masalah. Alat berat bisa tenggelam karena masih lunak tanahnya,” ujar Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat Malam (5/10).

Dalam skenario terburuknya jika kondisi tanah tidak berangsur membaik, maka pemerintah berkordinasi dengan keluarga korban berencana menjadikan Perumnas Balaroa sebagai pemakaman massal. Wilayah tersebut nantinya akan dirapihkan kemudian dibangun monumen untuk mengenang jasad-jasad warga yang tidak bisa diangkat.

“Jenazah yang masih tertanam dan belum ditemukan ini telah dilakukan koordinasi dengan Pemda, pemuka agama masyarakat, kapan pencarian itu dihentikan dan dilanjutkan dengan suatu keputusan untuk menjadikan daerah itu pemakaman massal,” ungkap Wiranto.

Keputusan itu ditawarkan demi kelangsungan hidup warga yang selamat. Sebab jasad yang sudah terlalu lama meninggal namun tidak mendapat perawatan sebagai mestinya, bisa memicu timbulnya penyakit.

“Kalau tidak itu bisa jadi penyakit bagi yang masih hidup. Itu yang sedang dibicarakan di sana. Apakah mereka (keluarga korban) mengikhlaskan saudara-saudaranya mati syahid,” pungkas Wiranto.

(sat/JPC)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.