Kami Bukan Lagi Disability, tapi Ability

JawaPos.com – Total tiga emas yang disumbangkan tim para swimming di Asian Para Games (APG) 2018. Salah satunya dari nomor 100 meter punggung S9 andalan saya. Mampu memenuhi target tersebut tentu merupakan kebanggaan sekaligus menjawab harapan dari pemerintah.

Dengan prestasi ini, saya ingin masyarakat tahu. Kami penyandang disabilitas dengan segala keterbatasan mampu berprestasi dan mengharumkan nama bangsa. Kini sudah tidak ada lagi perbedaan.

Kita semua sama. Kami bukan lagi disability (ketidakmampuan), tapi ability (kemampuan). Kami ini mampu. Kami ini bisa. Momen ini membuat saya pribadi lebih percaya diri.

Kami Bukan Lagi Disability, tapi AbilityOKTILA RATRI LEANI, atlet Asian Para Games 2018 yang meraih medali emas (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Memang, awalnya sempat minder dipandang lain oleh masyarakat. Bahkan, ada yang menghina. Sempat hanya meratapi nasib dan memikirkan masa depan yang mungkin tidak jelas. Sebab, saya terlahir dalam kondisi tidak kekurangan apa pun secara fisik.

Tapi, kini saya sudah menerima. APG 2018 membuktikan kekurangan yang saya alami justru menjadi anugerah. Bukan musibah. Menekuni hobi dengan semangat berlatih dan bekerja keras. Semuanya butuh proses. Tidak mudah.

Saya hanya merasa memiliki bakat renang. Dan, hanya ingin berenang. Mulai hanya berenang di sungai dekat rumah, Desa Sugihwaras, Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, hingga bergabung dengan klub Lumban Tirta Palembang.

Meski begitu, APG kali ini bukan akhir. Justru menjadi awal yang baik untuk lebih berprestasi. Target saya selanjutnya, berharap bisa mengikuti Paralimpiade 2020 di Tokyo, Jepang. Ini multievent dunia kali kedua saya. Di Paralimpiade 2016 Rio, Brasil, lalu gagal.

Namun, langkah menuju Tokyo juga tidak mudah. Harus memenuhi limit poin dengan mengikuti beberapa seri World Para Swimming Championships sepanjang 2019. Salah satunya yang terdekat, yakni seri Kuching, Malaysia, 29 Juli sampai 4 Agustus.

Saya sangat berharap kesuksesan di APG ini bisa lebih mendorong pemerintah maupun NPC (Komite Paralimpik Nasional) Indonesia agar lebih rutin mengirimkan kami, tim renang, ke berbagai kejuaraan. Baik di dalam maupun luar negeri.

Dengan prestasi ini, saya juga berharap menginspirasi para penyandang disabilitas lainnya supaya tidak berputus asa. Saya bisa, kalian pun pasti bisa. 

*) Peraih emas 100 meter renang gaya punggung putra S9 APG 2018

(Disarikan dari wawancara oleh wartawan Jawa Pos Agas Putra Hartanto/c6/ttg)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.