Mobil-mobil Esemka Sudah Lolos Uji, Kapan Diproduksi?

Jakarta – Setelah lama tak terdengar, mobil Esemka kabarnya sudah siap diproduksi dalam waktu dekat. Mobil itu pun kabarnya sudah mendapat Surat Uji Tipe (SUT). Artinya kalau sudah mendapat SUT, mobil boleh masuk jalur produksi.

“Endingnya itu SUT (sebelum mobil diproduksi). Tapi saya nggak tahu mereka urus atau nggak SUTnya. Kalau saya menguji tiga mobil ya, dua mobil barang dan satu mobil penumpang,” ujar Kepala Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJ-SKB) Caroline Noorida, saat dihubungi detikOto, Senin (15/10/2018).

Artinya mobil-mobil itu sudah diperbolehkan untuk diproduksi secara massal. Namun soal waktu kapan diproduksi, Caroline menyerahkannya kepada pabrikan.



Esemka tidak hanya ada tiga unit. Secara keseluruhan ada delapan unit Esemka yang kabarnya akan masuk jalur produksi. Delapan kendaraan tersebut adalah :

-Garuda I 2.0 (4×4) MT : Mobil penumpang bukan sedan : BBM Solar.
-Bima 1.3 L (4×2) M/T : Mobil barang bak muatan terbuka : BBM Bensin.
-Bima 1.0 (4×2) M/T : Mobil barang bak muatan terbuka : BBM Bensin.
-Niaga 1.0 (4×2) M/T : Mobil penumpang : BBM Bensin.
-Bima 1.8D (4×2) M/T : Mobil barang bak muatan terbuka : BBM Solar.
-Bima 1.3 (4×2) M/T : Mobil barang bak muatan terbuka : BBM Bensin.
-Borneo 2.7D (4×2) M/T : Mobil bus : BBM Solar.
-Digdaya 2.0 (4×2) M/T : Mobil barang bak muatan terbuka kabin ganda : BBM Solar.

“Kalau yang saya uji hanya tiga. Nah sebelumnya sebelum 1 April 2016 di data saya ada lima unit diuji dan saat itu yang menentukan lolos masih pusat. Kalau yang tiga ini saya yang approve dan ketiganya lolos uji,” jelas Caroline.

Sebelumnya Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika pernah menyebut Esemka telah mendapatkan SUT dan bakal segera diproduksi massal bulan Oktober.

NIK (Nomor Indentifikasi Kendaraan) dan TPT (Tanda Pendaftaran Tipe) kendaraan motor untuk keperluan Uji Tipe dan produksi sudah selesai. Sehingga secara administrasi perusahaan (PT Solo Manufaktur Kreasi dan PT Adiperkasa Citra Esemka Hero) telah dapat memproduksi kendaraan (Esemka) secara massal,” tutur Putu. (dry/ddn)