Ketahuilah, Gempa Berdurasi Lebih Dari 1 Menit Berpotensi Tsunami

JawaPos.com – Gempa dan tsunami yang menimpa wilayah Sulawesi Tengah menjadi pelajaran besar bagi masyarakat. Apalagi bencana sejenis bukanlah yang pertama terjadi di Indonesia. Sebelumnya tsunami di Aceh juga menelan korban sangat besar.

Agar gempa tidak memicu kepanikan terlalu besar terhadap masyarakat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggencarkan literasi tanggap gempa dan tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Palu Cahyo Nugroho mengatakan, tanggap tsunami penting untuk diketahui seluruh warga pesisir pantai. Tsunami bisa terdeteksi dari berapa lama durasi guncangan gempa bumi. Biasanya hingga satu menit.

Ketahuilah, Gempa Berdurasi Lebih Dari 1 Menit Berpotensi TsunamiIlustrasi: masyarakat di pinggir pantai harus lebih awas jika terjadi gempa yang durasinya mencapai 1 menit atau lebih. Mereka harus segera mengevakuasi diri. (Issak Ramdhani/JawaPos.com)

“Masyarakat harus tanggap jika merasakan gempa kuat atau berdurasi lama sekitar lebih dari 1 menit. Gempa tersebut bisa saja berpotensi menimbulkan tsunami,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (16/10).

Ketika merasakan guncangan yang cukup lama tersebut, masyarakat khususnya yang berada di pesisir agar mengambil langkah tanggap untuk menghindari area pantai. Berlari menjauhi laut bisa dilakukan tanpa harus menunggu peringatan dini tsunami dari BMKG.

Selanjutnya, masyarakat juga harus tanggap dengan peringatan dini tsunami. Jika wilayahnya mendapatkan peringatan dini tsunami, perlu diperhatikan status ancaman tsunaminya.

Menurutnya, ada tiga status ancaman tsunami, yaitu ‘awas’ yang ditandai dengan warna merah, ‘siaga’ berwarna oranye, dan ‘waspada’ berwarna kuning. Ketiga ancaman tersebut berhubungan dengan rekomendasi arahan evakuasi.

“Suatu daerah yang terancam Awas dan Siaga, penduduknya harus melakukan evakuasi. Sedangkan status ancaman waspada, berarti penduduk cukup menjauhi pantai dan tidak melakukan aktivitas di sekitar pantai,” terang dia.

Selain tanggap tsunami, masyarakat juga harus tanggap evakuasi. Masyarakat pantai diminta memahami arti rambu evakuasi tsunami, jalur evakuasi dan tempat evakuasi. “Sehingga jika terjadi gempa bumi potensi tsunami masyarakat mengetahui ke mana harus berlari,” pungkasnya.

(yes/JPC)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.