Harga Telur Kembali Turun Jadi Rp 20 Ribu per Kg

Harga telur masih tercatat stabil di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Senin, 15 Oktober 2018. Harga telur diprediksi turun pada pekan depan.

Agen telur, Yono (54), kini membanderol telur ayam di harga Rp 23 ribu per kilogram (kg). Ia berujar pasokan telur masih terbilang lancar. 

“Untuk penjualan telur sendiri stabil setiap hari. Sehari bisa jual 150 kg ke pengecer, tapi kalau lagi ramai bisa 200 kg sehari,” tutur dia saat berbincang dengan Liputan6.com.

Melihat minat kondisi pasar yang belum ada lonjakan drastis, Yono memprediksi harga telur menurun pada pekan depan.

“Memang harga telur kadang naik turun. Tapi naik dan turunnya sedikit. Paling Rp 300-400. Tapi paling juga seminggu sudah turun lagi,” ungkapnya.

Agen telur lain, Ali (28) bahkan menjual telur lebih murah dari Yono. Ia membanderol telur di harga Rp 22 ribu per kg atau lebih murah Rp 1.000. 

“Kemungkinan harga telur akan turun lagi. Kalau permintaan lagi sepi jadi kemungkinan turun. Turunnya sekitar Rp 500-1.000,” kata dia.

Tak hanya dalam kilogram, Yuli menuturkan harga beli telur per peti juga tercatat turun. “Tadinya satu peti telur harganya Rp 310 ribu, sekarang Rp 300 ribu. Per peti isinya 15 kg,” kata dia.

Yuli menambahkan, keuntungan kotor penjualan telur ayam per kg sebesar Rp 2.000. Adapun keuntungan bersih Rp 1.000-1.500. “Pecah dan busuk kita tanggung sendiri, enggak bisa kembali,” tegasnya.

Adapun telur ayam kampung ia banderol Rp 2.000 per butir, sementara harga telur puyuh mencapai Rp 30 ribu per kg