4 Tahun Jokowi-JK, Kinerja Sektor Pertanian Terus Meningkat

Liputan6.com, Jakarta – Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menilai, selama 4 tahun masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK), sektor pertanian mampu memberikan kontribusi positif untuk perekonomian Indonesia.

Wakil Ketua KEIN Arif Budimanta mengatakan, dalam 4 tahun terakhir, kinerja di sektor pertanian terus meningkat dan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan.

Dia menjelaskan, pada periode 2011-2014, pertumbuhan sektor tanaman pangan rata-rata sekitar 1,48 persen per tahun. Kemudian 2015 hingga semester I 2018 rata-rata pertumbuhannya sekitar 2,20 persen per tahun.

“Tak kalah pentingnya, kebijakan reforma agraria yang diterapkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo juga merupakan dukungan komitmen kebijakan di sektor pertanian,” ujar dia di Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Salah satu yang dicapai sektor pertanian yaitu peningkatan produksi jagung. Pada 2017, produksi jagung Indonesia mencapai 27,95 juta ton hingga diekspor sebanyak 47 ribu ton.

“Selama periode 2015-2017 jagung mengalami pertumbuhan produksi rata-rata per tahun sebesar 13,98 persen, sedangkan dalam rentang waktu 2012 sampai 2014, jagung hanya memiliki rata-rata pertumbuhan sebesar 2,68 persen,” ungkap dia.

Selain itu, lanjut dia, secara volume, ekspor komoditas pertanian periode 2015-2018 mengalami rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 10,4 persen. Sementara itu, pada 2011-2014 ekspor komoditas pertanian hanya tumbuh rata-rata sebesar 2,8 persen per tahunnya.

“Sektor pertanian memiliki peranan penting. Selama periode 2015 sampai 2018 sektor pertanian menyumbang sekitar 13,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB),” tandas dia.