Literasi Digital Anak-anak di Sekolah Mulai Perlu Ditumbuhkan

JawaPos.com – Menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan zaman, iterasi digital dinilai perlu ditanamkan sejak bangku sekolah, melengkapi pendidikan sains, matematika, dan bahasa. Sejumlah kalangan berharap literasi digital bisa ditanamkan sejak di bangku sekolah.

Rektor Universitas Terbuka (UT) Ojat Darojat menuturkan, saat ini pemerintah sedang gencar membangun jaringan internet hingga ke dearah pinggiran. Namun, dia berharap pemerintah tak sekedar membangun infrastruktur internet.

“Tetapi juga harus membuat masyarakat pintar dan bijak dalam menggunakan internet,” katanya usai mengikuti seminar internasional Open Society Conference 2018 di kampus UT, Tangerang Selatan (Tangsel) Kamis (15/11).

Ojat mengatakan literasi digital itu perlu ditanamkan ke masyarakat sejak dini. Salah satu tujuannya yakni agar masyarakat bisa bijak dan cermat dalam menggunakan internet, khususnya pemanfaatan media sosial (medsos).

Masyarakat yang memiliki tingkat literasi digital tinggi tidak akan mudah termakan informasi bohong. Apalagi, ikut-ikutan menyebar informasi bohong atau hoax tersebut.

Menurutnya saat ini ada kecenderungan di masyarakat, anak-anak sedari kecil sudah dikenalkan dengan teknologi. Entah itu ponsel pintar atau laptop.

Dampaknya, anak-anak cenderung aktif mencari informasi sendiri. Anak-anak juga sudah mulai membuat akun medsos sendiri.

Atas dasar itu, Ojat berharap pembekalan literasi digital bisa dimasukkan ke sekolah sedini mungkin. “Muatan materi literasi digital diberikan mulai SD, SMP, hingga SMA,” katanya.

Melalui literasi digital itu anak-anak dikenalkan apa saja efek buruk yang bisa mereka dapatkan jika tidak bijak menggunakan internet. Selain itu, mereka juga diajarkan cara menyaring kebenaran sebuah informasi.

Ojat melihat saat ini aktivitas anak-anak dalam berinternet juga cukup tinggi. Bahkan pengetahuan mereka bisa jadi lebih luas dibandingkan gurunya.

Sebab anak-anak bisa mencari informasi materi pelajaran di internet, sebelum diajarkan oleh gurunya besok harinya. Pada posisi ini peran guru penting untuk memagari supaya anak-anak tetap mendapatkan informasi yang benar.

Pengamat pendidikan Indra Charismiadji menuturkan dalam memasukkan literasi digital di sekolah, guru memiliki perang penting. Intinya guru juga harus memiliki tingkat literasi digital mumpuni. Jangan sampai gurunya sendiri tidak bisa membedakan mana informasi yang benar dan salah.

(wan/JPC)

BKN: 90,95 Persen Kekosongan Formasi CPNS Terjadi di Wilayah Timur

JawaPos.com – Penilaian tes seleksi kompetensi dasar (SKD) yang ditempuh oleh para peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 dibagi menjadi tiga zona, yakni timur, tengah, dan barat. Meski demikian, ketiga zonasi memiliki ambang batas atau passing grade yang sama.

Pemerintah telah mengumumkan, dari 60 persen data yang sudah masuk dari hasil SKD, hanya 10 persen peserta yang lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB).

“Kami warning kepada Panselnas, kami sampaikan ini loh kondisi sekarang sangat menghawatirkan. Kenapa? Karena kelulusan yang diharapkan atau orang-orang yang memenuhi passing grade sangat rendah sekali,” ujar Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Iwan Hermanto dalam konferensi pers yang digelar di kantor KemenPAN-RB, Senin (12/11).

Dia menuturkan, angka kelulusan yang rendah dapat mengakibatkan kekosongan formasi, terutama di pemerintah daerah. Bahkan, di wilayah timur, tercatat sebanyak lebih dari 90 persen formasi yang kosong.

“Di timur yang kosong formasinya 90,95 persen. Wilayah tengah 72,69 persen. Wilayah barat 58,47 persen. Kemudian, kementerian/lembaga di pusat yang kosong 12,9 persen,” paparnya.

Iwan pun mengimbau agar Panselnas segera membuat kebijakan baru untuk mengatur hal tersebut. Sayangnya, mereka belum bisa memutuskan skema apa yang akan diterapkan.

“Panselnas kita kasih saja early warning system. Siapkan justifikasi terhadap permasalahan ini. Belum kita dapatkan, teman-teman (Panselnas) juga belum berani ambil simpulan sebelum semua data masuk,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Panselnas mempertimbangkan dua skema atau kebijakan baru, antara lain penurunan passing grade dan penggunaan sistem ranking untuk mengantisipasi kekosongan formasi CPNS 2018.

“Apakah nanti passing grade akan diturunkan apakah dengan perankingan, ini sedang dicarikan jalan terbaik,” kata Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Setiawan Wangsaatmadja pada kesempatan yang sama.

(yes/JPC)

Bukan Likuifaksi, Penjelasan Ahli soal Fenomena Tanah Bergerak di KBB

JawaPos.com – Peristiwa tanah bergerak yang terjadi di Desa Puncaksari, Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (8/11), menimbulkan dampak cukup parah. Selain membuat keretakan tanah sepanjang 50 meter, sebanyak 48 rumah rusak, bahkan nyaris ambruk dan longsor.

Fenomena tersebut mengingatkan kepada kejadian likuifaksi yang terjadi bersamaan dengan gempa diserta tsunami di Sulawesi Tengah pada September lalu. Namun, meski kedua bencana itu berasal dari tanah, pengertian tanah bergerak dan likuifaksi berbeda.

“Peristiwa tanah bergerak di Bandung barat adalah fenomena gerakan tanah atau longsor tipe mendatang dan ratapan akibat hujan. Bukan likuifaksi,” ujar Peneliti Madya Bidang Geoteknik Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI Adrin Tohari saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (9/11).

Dia menjelaskan, likuifaksi terjadi umumnya karena guncangan gempa bumi pada lapisan tanah berpasir gembur jenuh air. Sedangkan, peristiwa di Kampung Cihantap disebabkan oleh hujan lebat yang menyebabkan air dalam tanah naik, sehingga memicu gerakan tanah.

“Pemicu gerakan tanah tersebut adalah hujan. Faktor penyebabnya bisa kondisi geologi, kemiringan lereng atau hidrologi lereng,” katanya.

Kemudian, kedua fenomena alam tersebut juga memberikan dampak yang berbeda. Bergeraknya tanah dapat menimbulkan kerusakan bangunan, jalan, serta lahan pertanian.

Sementara itu, selain merusak infrastruktur dan lahan, likuifaksi bisa menenggelamkan tempat tinggal yang berada di atas tanah hingga memakan korban jiwa, seperti di Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

“Gerakan tanah tipe nendatan dan rayapan akibat hujan bisa diamati dan diwaspadai, sehingga korban jiwa bisa dihindari. Kalau likuifaksi, tipe aliran yang di Palu tidak dapt dihindari karena semua tanah bergerak mengalir bersamaan guncangan gempa bumi,” papar Adrin.

(yes/JPC)

CBA: Surplus Jagung, Sekarang Minta Impor?

JawaPos.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diminta melakukan audit investigatif anggaran Kementerian Pertanian. Pasalnya, kenaikan anggaran hingga lebih 50 persen justru paradoksal dengan polemik data pangan yang membuat gaduh. Kenaikan anggaran harus diuji dengan dengan output yang dihasilkan, yakni peningkatan hasil produksi pertanian, terutama tanaman pangan.

Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi pun menyayangkan tak sebandingnya anggaran dengan apa yang diperbuat Menteri Amran tersebut. Rencana impor jagung itu, menurutnya, justru memperlihatkan buruknya manajemen data yang dimiliki Kementan.

“Kemarin, mereka (Kementan-red) bilang kita surplus jagung, sekarang minta impor jagung. Artinya, kita memang kekurangan jagung,” kata Uchok, di Jakarta, Selasa (6/11).

Menurutnya Amran seakan tak melihat dampak dari rencana tersebut. Impor jagung akan membuat para petani merugi. Selain itu, impor jagung juga ketidakberpihakan pemerintah kepada para petani. Tak hanya itu saja, Menteri Amran juga seolah-olah mencemooh ungkapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan malu bila Indonesia melakukan impor secara terus menerus.

“Mentan tidak menghargai perkataan Jokowi. Impor ini membuat hubungan yang tidak sehat di pemerintah,” jelasnya.

Sayangnya, kata Uchok, Presiden Jokowi tak menindak tegas Menteri Amran. Khawatirnya, tindakan ini justru bisa menjadi preseden buruk di masyarakat.

Uchok menegaskan, BPK harus untuk melakukan audit investigatif terhadap Kementan. Sebab, ia menilai, Kementan memliki banyak masalah kepada petani. “Sedangkan, apakah kita ada kekurangan jagung atau tidak, BPK tak akan sentuh kesana,” kata Uchok.

Makanya, Uchok berharap, Kepolisian, Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) hingga Kejaksaan untuk melakukan penyelidikan di Kementan. Ia menduga, lembaga tersebut memiliki banyak kasus yang tak terungkap ke publik.

“Padahal temuan audit di Kementan banyak. Tapi 2014 sampai sekarang belum ada yang membuka kasus di Kementan,” tandasnya.

(jpg/bin/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Mayoritas Anak Penghuni Panti Ternyata Punya Keluarga

JawaPos.com – Temuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) cukup mengejutkan. Sebanyak 67 persen anak penghuni panti ternyata memiliki keluarga. Jadi jangan dibayangkan semua anak penghuni panti asuhan adalah mereka yang hidup sebatang kara di dunia ini.

Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Edi Suharto menuturkan, saat ini jumlah anak yang tinggal di panti asuhan sekitar 500 ribu hingga 600 ribu jiwa. Sementara jumlah panti asuhan di seluruh Indonesia hanya sekitar 7.000.

“Kemensos terus mengupayakan program pengasuhan alternatif,” katanya di kantor Kemensos Senin (5/11).

Dia lantas menjelaskan bahwa anak panti masih memiliki keluarga itu maknanya luas. Ada yang benar-benar memiliki keluarga inti, yakni ayah dan ibu. Atau tinggal ada ibu atau ayahnya saja.

“Bisa juga kedua orangtuanya masih ada, tetapi berpisah karena perceraian. Bahkan bisa juga keluarga yang dimaksud adalah paman, bibi, kakek, atau nenek,” ujar Edi.

Dijelaskan Edi, konsep pengasuhan alternatif adalah mengembalikan anak-anak panti ke keluarganya. Petugas sosial dari Kemensos akan melakukan penelusuran keluarga untuk masing-masing anak penghuni panti asuhan.

Menurut dia pengasuhan di keluarga tetap lebih baik dibandingkan pengasuhan di panti. Dia menjelaskan di panti, sekitar 20 anak hingga 40 anak diasuh oleh satu pengasuh.

“Kondisi ini tidak ideal dalam pola pengasuhan anak. Karena tidak ada kedekatan dalam pengasuhan. Anak dalam pengasuhan butuh sosok sebagai contoh,” terangnya.

Edi menegaskan bahwa pengasuhan anak yang paling berkualitas itu ada di keluarga. Di internasional pun sudah ada gerakan pengurangan pengasuhan anak di lembaga atau panti.
“Upaya paling utama adalah mengembalikan anak ke keluarga. Jika tidak ada, maka diupayakan mencari orang tua asuh,” tegas Edi.

Menurut Edi, Kemensos juga sedang mengkaji pemberian bantuan (allowance) untuk keluarga yang bersedia menerima kembali anak-anak panti. Sehingga dengan adanya uang tersebut, bisa menjamin kehidupan anak setelah keluar dari panti.

“Meskipun pengasuhan dikembalikan ke keluarga, pihak panti tetap bisa memberikan pendampingan pengasuhan dengan mendatangi rumah keluarga anak tersebut,” pungkasnya.

(wan/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Johan Majabubun, Satu-satunya Penyelam Perempuan di Evakuasi Lion Air

JawaPos.com – Wajah ibu dua anak itu tak tampak lelah meski baru saja seharian turut membantu tim evakuasi korban Lion Air PK-LQP di perairan Karawang, Jawa Barat.

Dia satu-satunya perempuan di antara tujuh penyelam yang baru turun dari kapal SAR Sadewa tadi malam, sekitar pukul 19.00, di Dermaga JICT II. “Aku terbiasa dikelilingi laki-laki. Hobi olahraga ya basket, di tempat kerja banyak laki-lakinya juga,” kata Johan (baca: Yohan), lantas tersenyum.

Selain sebagai anggota Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI), dia menjadi instruktur di Jakarta Offshore Training Center. Itu adalah perusahaan pelatihan keselamatan kerja untuk bidang usaha di lepas pantai.

Meski sudah bertahun-tahun menjadi instruktur, pengalaman dalam rescue mengevakuasi korban kecelakaan pesawat baru kali ini dia ikuti. “Saya sedih melihat kondisi korban dan membayangkan bagaimana perasaan keluarga yang ditinggalkan,” tutur perempuan yang tinggal di Depok, Jawa Barat, itu.

Yang ditemui Johan sepanjang evakuasi adalah serpihan-serpihan tubuh korban. Hampir semuanya tidak utuh lagi. Mulai tangan, dada, hingga daging yang tercecer.

Sering juga dia menemukan usus yang terburai. “Ada juga tulang yang sudah melunak seperti dipresto. Kalau diangkat rapuh,” ungkap Johan.

Dia memang lebih sering berurusan dengan mayat korban daripada puing. Sebab, untuk urusan puing, sudah banyak yang mengambil.

Biasanya temuan serpihan tubuh korban itu dimasukkan ke jaring khusus. Sebelumnya, dia diberi kantong mayat. Tapi, karena malah berat saat diangkat lantaran terisi air, dia bersama timnya berinisiatif untuk menggantinya dengan jaring khusus yang rapat.

Dengan begitu, bila diangkat dari dalam laut, airnya bisa ditiriskan. “Jaringnya mirip tempat bawang merah atau bawah putih itu. Tapi, lebih kuat,” ungkap dia.

Bekerja dengan banyak penyelam, total untuk rescue sesuai data Basarnas ada 154 orang, ternyata tidak cukup mudah. Sebab, tiap penyelam tentu punya kemampuan yang berbeda-beda.

Johan yang punya sertifikasi A3 dari POSSI kerap mendapati penyelam yang kurang punya kemampuan atau daya apung di atas dasar laut yang berlumpur. “Ngepak lumpur jadi naik sehingga ganggu teman belakangnya,” imbuhnya.

Hampir tiap hari pasukan penyelam dari POSSI berangkat pagi dan kembali malam. Ada pula yang sampai menginap di laut. Sementara itu, Johan memilih untuk pulang karena ada dua anaknya yang menunggu serta delapan anjing miliknya.

“Anak-anak sih sudah percaya saja. Saat pamitan, mereka biasa saja,” ujar ibunda Jason, 20, dan Fiona, 14, tersebut.

Dua anak Johan juga mengikuti jejaknya sebagai penyelam. Johan mengatakan suka selam sejak dulu. Alasannya sederhana. Dia suka bermain air.

Bukan karena sekadar suka dengan indahnya karang dan pasir lautan. “Aku lebih mensyukuri hebatnya Tuhan. Sampai bikin manusia yang tak punya insang, tapi bernapas di dalam air,” tutur dia.

Ketua Dewan Instruktur PB POSSI Hanny Tambuwun mengungkapkan, Johan memang satu-satunya penyelam perempuan mereka yang turun dalam evakuasi korban Lion Air itu. Total ada 40 penyelam yang bergantian untuk turut membantu penyelaman dan menemukan korban. “POSSI turun dalam berbagai musibah, selalu ada anggotanya yang terlibat. Baik perorangan maupun di tim lain ada kelompok yang adakan,” kata Hanny di posko POSSI.

Dia menuturkan, para anggotanya yang ikut dalam evakuasi itu rata-rata sudah punya kemampuan khusus dalam rescue. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai pensiunan pasukan khusus hingga pelatih pendidikan selam. Termasuk fotografer bawah laut. “Begitu ada pengumuman singkat di grup WA (WhatsApp), teman-teman langsung antusias untuk ikut,” imbuhnya. 

(jun/c7/ttg)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Kesalahan Data Pangan Mentan Berpengaruh di Pilpres 2019

JawaPos.com – Kesalahan penggunaan data pangan yang digunakan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berbuntut panjang. Sehingga perlu dievaluasi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Untuk informasi, Berdasarkan data sensus petani yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2013, jumlah petani mencapai angka 26 juta orang. Hilangnya kepercayaan para petani terhadap pemerintah bukan tanpa sebab.

Pengamat Politik Siti Zuhro berpendapat hal itu bisa berpengaruh terhadap elektabilitas Jokowi di Pilpres 2019.

“Data itu kan harusnya akurat, publik sekarang kan tidak begitu saja menerima informasi dari pemerintah, mereka akan rekonfirmasi,” ujarnya saat dihubungi Sabtu (3/11).

Menurut Siti, data-data pemerintah yang cenderung atau diduga manipulatif pasti akan dipertanyakan. “Kalau data salah tapi tidak diperbaiki (oleh presiden), maka akan muncul perdebatan, ujung-ujungnya akan menurunkan tingkat kepercayaan publik ke pemerintah, dan bisa menimbulkan tidak simpatik, karena dianggap kebohongan,” kata Siti.

Menurutnya, masyarakat saat ini bisa mempertanyakan data-data yang akurat dan detail, yang dimungkinkan melalui Komisi Informasi Publik. “Akses masyarakat untuk data terkait kebijakan dimungkinkan oleh KIP. Jadi tidak ada lagi alasan pemerintah memberikan data yang tidak benar,” tegasnya.

Kebijakan Kementerian Pertanian yang dianggap merugikan petani dan data pangan tidak valid menjadi sebab utama kekecewaan petani terhadap Pemerintahan Jokowi. Karena itu Presiden diharapkan segera mengevaluasi kinerja Menteri Pertanian.

Sementara itu, Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago menilai kesalahan itu dikhawatirkan membuat para petani enggan memberikan suaranya kepada pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

“Kinerja Mentan ini dapat membuat suara petani akan berkurang ke Jokowi. Karena petani gagal paham dengan kebijakan pertanian yang dibuat oleh Mentan di bawah kepemimpinan Jokowi ini. Mereka tidak akan percaya lagi,” kata dia, Sabtu (3/11).

Selama ini, kata Pangi, Mentri Amran tak serius mengurusi masalah pangan di Indonesia.

“Memang tidak hanya Mentan sekarang yang tidak memperhatikan petani. Tapi kinerja Mentan ini lebih buruk dari sebelum-sebelumnya. Dia seperti penganiaya rakyat, terutama sektor pertanian,” katanya.

Menurutnya, kesalahan terbesar Menteri Amran yakni menggunakan data pangan yang tak valid. Kesalahan ini berdampak signifikan terhadap kehidupan petani. Menteri Amran sempat mengaku Indonesia memiliki surplus beras dan mengekspor jagung. Faktanya, selama ini, Indonesia masih melakukan impor.

“Makanya, ini serba dilema. Di mana letak kita surplusnya,” lanjutnya.

Peliknya kondisi pertanian ini, tegas Pangi, seakan membuat, Indonesia tak membutuhkan lagi sosok Mentan. Sebab, selama ini, para petani mengurusi lahannya untuk bercocok tanam tanpa campur tangan pemerintah.

“Jangan-jangan kita nggak perlu lagi Mentan. Karena rakyat bisa mengurus sendiri pertaniannya. Dengan adanya Kementan, itu seperti menganiaya masyarakat. Karena tidak mengurus masyarakat,” tambahnya.

Atas dasar itu, Pangi meminta, Presiden Jokowi untuk mengevaluasi kinerja Mentri Amran. Bisa saja, dari evaluasi itu Presiden mencopot Mentri Amran dari jabatannya.

“Memang, copot mencopot itu urusan presiden. Kalau dia (Jokowi-red), tidak tegas tidak akan dipecat. Kalau Jokowi tegas maka evalyasi Mentan dan pecat,” pungkas dia.

(jpg/bin/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Ini Dia Cara Mencegah Anak-anak Tak Kena Stunting

JawaPos.com – Stunting atau kekerdilan pada anak-anak masih mengancam Indonesia. Jika tak ditangani dengan baik, hal ini dapat mengancam kualitas sumber daya manusia. 

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan pada 2013, sebanyak 37 persen dari anak-anak berusia di bawah 5 tahun atau sekitar 9 juta anak Indonesia mengalami stunting. Populasi stunting terbesar terdapat di Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat.

Maka itu, nutrisi menjadi salah satu faktor terpenting dalam mengatasi permasalahan kesehatan ini. Asupan gizi yang memadai menjadi keharusan bagi para ibu hamil. Jika tidak, hal ini berpotensi menyebabkan rendahnya kualitas kelahiran, termasuk bayi dengan berat badan rendah sehingga proses pertumbuhannya dapat terhambat.

Selanjutnya, para bayi yang baru lahir juga perlu dipastikan menerima asupan gizi yang baik. Dengan demikian, proses tumbuh dan kembang mereka selama golden age dapat optimal.

Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, perlu bekerja sama untuk menurunkan angka stunting. Sosialisasi asupan gizi yang cukup, termasuk pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama setelah bayi lahir, penting dilakukan. Selain itu, konsumsi susu atau produk susu sebagai makanan pelengkap bagi anak berusia di atas 1 tahun juga dapat menjadi salah satu alternatif.

Dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang, susu masuk ke dalam kelompok lauk-pauk sumber protein bersama ikan, telur, unggas, daging, dan kacang-kacangan serta olahannya (tahu dan tempe).

Ahli Gizi Marudut Sitompul mengatakan, susu merupakan pangan yang dibutuhkan untuk melengkapi zat gizi yang diperoleh dari makanan. Berbagai zat gizi yang terdapat dalam segelas susu dapat memberi manfaat bagi manusia di setiap tahap kehidupannya.

“Pada periode 1.000 hari pertama kehidupan, tahap tumbuh-kembang yang sangat penting dalam menentukan sumber daya manusia di masa yang akan datang adalah pembentukan jaringan otak,” katanya.

Selain itu, protein yang berkualitas baik diperlukan untuk membentuk protein otak. Susu dapat membantu memasok kebutuhan protein dan lemak yang dibutuhkan tubuh sehingga kebutuhan zat gizi tersebut dapat terpenuhi.

Selain sebagai sumber protein yang baik untuk tumbuh kembang anak, kandungan kalsium pada susu baik untuk pertumbuhan tulang.

“Pada masa kanak-kanak, susu dapat memasok energi untuk aktifitas sehari-hari serta protein dan kalsium untuk pertumbuhan yang optimal,” kata Marudut.

(srs/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Jamu Said Aqil, Haedar Hidangkan Nasi Arab yang Sudah Dinusantarakan

JawaPos.com – Nasi liwet Solo dan nasi Arab jadi menu utama yang mengawali pertemuan di kantor PP Muhammadiyah tadi malam (31/10). Saat rombongan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) yang dipimpin Said Aqil Siroj berkunjung.

“Nasi Arab yang sudah dinusantarakan,” ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir seusai makan malam yang disambut tawa Said dan semua yang hadir.

Haedar menyatakan, pertemuan itu merupakan kunjungan balasan. Sebab, Mei lalu dia bersama rombongan PP Muhammadiyah berkunjung ke kantor PB NU. Jadi, kata Haedar, pertemuan sudah diagendakan jauh hari sebelum terjadi insiden pembakaran bendera di Garut.

Menurut Haedar, persoalan bendera sempat disinggung dalam pertemuan. Tapi, pihaknya sudah berkomitmen menyerahkan masalah tersebut kepada penegak hukum.

Said datang bersama Sekjen PB NU Helmy Faishal Zaini, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, dan sejumlah pengurus lain. Sedangkan Haedar didampingi Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti serta beberapa pengurus lain.

Menurut Said, NU dan Muhammadiyah berkewajiban menjaga ukhuwah islamiyah (persaudaraan Islam), ukhuwah wathoniyah (persaudaraan kebangsaan), dan ukhuwah insaniyah (persaudaraan kemanusiaan).

Kedua pihak tadi malam bergantian membacakan pernyataan bersama yang berisi empat komitmen. Sekjen PB NU Helmy Faishal Zaini membacakan dua poin pertama, sedangkan Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti membacakan dua poin terakhir.

Pertama, berkomitmen kuat menegakkan keutuhan dan kedaulatan NKRI yang berdasar Pancasila. Kedua, mendukung sistem demokrasi dan proses demokratisasi sebagai mekanisme politik kenegaraan.

Ketiga, meningkatkan komunikasi dan kerja sama yang konstruktif. Dan keempat, pada tahun politik, semua pihak berkomitmen mengedepankan kearifan, kedamaian, toleransi, dan kebersamaan. 

(lum/c9/ttg)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

DPR Bahas RUU Pendidikan Keagamaan, Pendeta Beri Masukan ke PPP

JawaPos.com – DPR saat ini memabahas RUU Pesantren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK). Pembahasan itu mendapat respons dari lembaga keagamaan. Kali ini Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Indonesia meminta penjelasan RUU tersebut agar aspirasinya terpenuhi.

Aspirasi itu dikemukakan saat Bamag beraudiensi dengan Fraksi PPP DPR yang merupakan inisiator dari RUU Pesantren dan LPK tersebut.

Ketua Harian Fraksi PPP Arsul Sani menuturkan, pihak Bamag meminta penjelasan tentang latar belakang dan isi RUU Pesantren dan LPK. “Mereka menyampaikan masukan-masukan konstruktif dan korektif dengan menyampaikan perbaikan rumusan pasal-pasal yang terkait dengan pendidikan keagamaan Kristen sebagaimana yang termuat dalam RUU,” ujar Arsul Sani di ruang kerjanya, Rabu (31/10).

Adapun delegasi Bamag yang terdiri atas lima orang itu dipimpin Pdt. Agus Susanto. Dia menyatakan bahwa Bamag mengapresiasi respons positif Fraksi PPP terkait masukan-masukan mereka di RUU Pesantren dan LPK.

“Ke depan kami perwakilan gereja dari seluruh Indonesia akan bertemu dan berdiskusi lebih mendalam dengan jajaran PPP,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui Selasa (16/10) lalu DPR mensahkan RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan sebagai RUU inisiatif DPR. Dengan adanya RUU tersebut posisi pesantren sebagai lembaga pendidikan akan mendapat perhatian sepenuhnya dari pemerintah. Terutama dalam hal anggaran.

(iil/jpg/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Klaim Stok Beras Aman, Kementan Pastikan Tak Perlu Impor sampai 2019

JawaPos.com – Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) membantah pernyataan Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi), Sutarto Alimoeso. Yakni soal usulan impor beras di tahun 2019 untuk kebutuhan beras nasional.

Menurut Direktur Serealia Ditjen Tanaman Pangan Kementan, Bambang Sugiharto, pandangan ini keliru jika melihat kondisi beras nasional. Saat ini, beras mengalami surplus 2,85 juta ton.

“Ditambah lagi stok beras Bulog saat ini 2,4 juta ton, berarti beras cukup aman hingga Agustus 2019. Itu belum termasuk tambahan panen raya yang akan terjadi pada akhir Januari hingga April 2019,” ujar Bambang kepada JawaPos.com.

“Dengan panen raya padi dimulai pada akhir Januari 2019, dipastikan stock beras sangat aman hingga akhir 2019. Jadi tidak perlu impor,” sambung dia.

Bambang lantas mempertanyakan usulan Sutarto. Pasalnya hanya mafia impor beras yang menghendaki adanya beras dari luar ketika stok dalam negeri tercukupi.

Kelompok ini, lanjut Bambang, pastinya menginginkan keuntungan besar dalam kurun waktu yang cepat yakni melalui impor.

“Pak Sutarto kan dulu pernah jadi dirjen Tanaman Pangan dan Kepala Bulog, pasti pernah mengalami perjuangan mewujudkan swasembada beras. Mohon tepo seliro jangan dikit-dikit anjurkan impor beras,” tegas Bambang.

Bambang menambahkan Perpadi pun seharusnya tidak berada dalam posisi penganjur impor. Sebab, Perpadi memiliki jaringan dan bisa menghimpun data stok beras dari anggotanya, sehingga Perpadi tahu berapa stok beras di penggilingan.

Dengan hitungan stok di Perpadi plus di pedagang, Bulog dan juga ditambah estimasi di masyarakat perlu disandingkan dengan estimasi surplus beras hitutungan baru BPS.

“Apa iya cuma surplus 2,85 juta ton. Ya sebaiknya berhati hati jangan sampai masuk dalam pusaran mafia beras,” tutur Bambang.

“Jadi jika ada yang bilang awal 2019 perlu impor lagi, menurut saya sih statemen itu perlu dipertanyakan justifikasi, motifnya impor untuk apa?,” tandasnya.

Perlu diketahui, Sutarto menilai angka surplus beras 2,8 juta ton berdasarkan perhitungan baru BPS melalui metode Kerangka Sampling Area (KSA) hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun.

Karenanya, dia mengusulkan impor beras di awal 2019 sebagai langkah antisipasi mengingat stok beras di lapangan menurun akibat masa panen sudah berakhir. Bahkan sebagian daerah mengalami kekeringan.

(yes/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

CBC Dukung Belanja Produktif Pemerintah, Khususnya Sektor Kesra

JawaPos.com – Keputusan Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan (BI-7 Days Reserve Repo Rate) menandakan stabilitas keuangan aman.

President Director Center for Banking Crisis (CBC) Achmad Deni Daruri mengatakan, indikator bahwa stabilitas keuangan Indonesia menguat adalah menurunnya tekanan terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika.

Kata dia, nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika pasca keputusan BI rate, relative tidak mengalami pelemahan yang serius. Berdasarkan interest rate differential, nilai tukar rupiah sudah mencapai keseimbangan baru.

“Dalam hal ini, BI cermat dalam membuat keputusan. Pasar obligasi pemerintah juga memperlihatkan tanda yang positif karena capital out flow tampaknya sudah mulai berbalik arah,” paparnya lewat siarang persnya di Jakarta, Senin (29/10)

Hal ini, lanjutnya, juga terllihat dari kecenderungan yang membaik pada neraca perdagangan. Pada September 2018, tercatat surplus 227,1 juta dolar amerika, setelah pada Agustus mengalami defisit 1,02 miliar dolar amerika.

“Tren positif ini segera ditangkap oleh pasar sebagai signal positif sehingga tekanan terhadap rupiah juga menurun,” kata Deni.

Selain itu, kata Deni, kecenderungan capital inflow akan meningkat karena harga asset di Indonesia secara relative juga sudah semakin murah dibandingkan dengan harga asset di negara maju.

“Hukum pasar tak akan dapat dilawan dimana pasar akan membeli aset-aset yang secara relative sudah murah. Tak heran jika capital inflow global juga memperlihatkan tanda-tanda yang semakin ramah terhadap perekonomian negara berkembang,” tuturnya.

Selanjutnya, kondisi positif ini juga tidak terlepas dari upaya Presiden AS Donald Trump yang mengkritik keras Gubernur The Fed. Trump menginginkan agar bank sentral tidak serampangan dalam mengerek tingkat suku bunga. Kalau perlu, tingkat suku bunga AS (Fed Fund rate/FFR), diturunkan saja.

Kata Deni, Trump mulai berpikir untuk mengganti Gubernur Fed, karena kenaikan FFR tidak hanya merugikan perekonomian AS, namun juga memukul sejumlah negara berkembang.

“Faktor penting yang ikut menentukan stabilnya nilai tukar rupiah adalah berhasilnya komunikasi yang dilakukan oleh Bank Indonesia dan pemerintah Indonesia pada pertemuan IMF di Bali yang baru lalu untuk meyakinkan pasar,” papar Deni.

Deni juga menyebut, Bos IMF Christine Lagarde menyatakan secara terbuka bahwa fundamental ekonomi Indonesia dan sektor keuangannya sudah berada pada kebijakan yang tepat. Komunikasi ini efektif menjangkar persepsi investor global secara efektif.

“Pasar juga merespon secara positif penjelasan pemerintah bahwa pemerintah Jokowi lebih baik dalam memanfaatkan APBN ketimbang pemerintahan sebelumnya,” imbuhnya.

Terkait utang luar negeri, Deni menyebut tambahan di era Jokowi memang lebih tinggi, Namun, angka itu sejalan dengan meningkatnya belanja produktif pemerintah.

Dalam belanja infrastruktur, periode SBY hanya Rp 456 triliun. Beda di era Jokowi yang berlipat menjadi Rp 904,6 triliun.

Tak berhenti di situ, lanjutnya, belanja pendidikan era SBY sebesar Rp 983 triliun. Sementara era Jokowi mencapai Rp 1.167 triliun.

Sedangkan belanja kesehatan era Jokowi mencapai Rp 249,8 triliun, sementara SBY hanya Rp 146 triliun. “Belanja perlindungan sosial era SBY hanya Rp 35 triliun, era Jokowi mencapai Rp 299,6 triliun,” pungkasnya.

(yes/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Perawat Beri Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial di Lokasi Gempa

JawaPos.com – Tak hanya rombongan dokter dan relawan, semua pihak termasuk perawat dan tenaga kesehatan lainnya ikut tergerak membantu para korban gempa di Palu dan Donggala. Para korban tentu mengalami trauma atas segala musibah yang menimpa mereka dan membutuhkan pemulihan pasca bencana.

Tim Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) peduli yang dimotori oleh Pakar Keperawatan Kesehatan Jiwa, Prof Budi Ana Keliat, bersama dengan tim Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) terjun ke Palu untuk memberi dukungan psikososial kepada para korban terdampak gempa. FIK UI sendiri dalam aksi kali ini merupakan aksi yang kedua, setelah sebelumnya telah memberangkatkan relawan dalam fase emergency.

“Kegiatan FIK UI Peduli ini merupakan salah satu aksi kepedulian UI Peduli untuk menjawab dan merespon bencana alam yang menimpa saudara kita di Palu,” kata Prof Budi kepada JawaPos.com, Minggu (28/10).

Berbeda dari aksi sebelumnya, FIK UI peduli kali ini mengusung pentingnya upaya meningkatkan kesehatan jiwa dan psikososial masyarakat Palu, mengingat para pengungsi sudah memasuki 30 hari pascagempa. Tidak dipungkiri, menginjak hitungan bulan, para korban terdampak yang berhasil selamat akan mengalami perubahan psikologis, sosial, dan bahkan fisik. Hal tersebut diperparah dengan adanya proses kehilangan sanak saudara akibat bencana tersebut.

“Saya menekankan kepada para relawan yang terlibat dalam kegiatan ini untuk selalu menyuarakan jargon ‘boleh tinggal pengungsian, asal tetap sehat’. Permasalahan psikososial sangat mungkin dialami oleh para penyintas. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu bentuk kegiatan yang bersifat sederhana dan bisa dilakukan kapan pun oleh penyintas, aktivitas inilah yang kami ajarkan kepada mereka,”papar Prof Budi.

Selama 2 hari memberikan aktivitas yang terangkung dalam Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial (DKJPS), Tim FIK UI peduli yang terdiri atas 4 personil berhasil menjangkau beberapa titik pengungsian, yaitu Petobo, Biromaru, Panao, Balaroa, Kalongga, yang tersebar di 3 wilayah terdampak (Palu, Kab. Sigi, dan Kab. Donggala). Tercatat sebanyak 378 warga korban terdampak bencana lintas usia turut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh FIK UI Peduli.

Dalam pelaksanaannya, tim FIK UI Peduli bersama IPKJI mengajak relawan lokal yang berasal dari IPKJI Sulawesi Tengah, perawat jiwa RSU Madani, dan mahasiswa keperawatan Poltekkes Palu untuk bersama memberikan DKJPS kepada para penyintas. Setidaknya terdapat 25 orang relawan terbagi dalam 5 tim yang terlibat dalam dua hari tersebut dan berkomitmen untuk terus melanjutkan DKJPS di waktu ke depan.

Kegiatan Pemulihan Trauma

Kegiatan DKJPS sendiri terbagi dalam dua pola kegiatan, yaitu pada pola pertama semua peserta (para warga di pengungsian) akan dikumpulkan bersama untuk menyimak beberapa terapi aktivitas dari narasumber dilanjutkan terapi aktivitas berdasarkan kelompok usia. Dalam terapi aktivitas kelompok besar, penyintas diajarkan beberapa teknik yang bertujuan untuk mengurangi tekanan stress, baik fisik, psikis, sosial, maupun spiritual.

“Senang sekali kami ikut kegiatan ini, karena kami (orang dewasa) diperlakukan layaknya orang dewasa, tidaklah disuruh main permainan anak-anak,” tutup salah satu peserta dewasa.

(ika/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Tanggap Darurat Gempa Sulteng Berakhir, 1.200 Huntara Disiapkan

JawaPos.com – Masa tanggap darurat di Sulawesi Tengah (Sulteng) berakhir kemarin (26/10). Kini warga yang eksodus ke luar Sulteng berharap bisa segera kembali ke rumah masing-masing. Total ada 21.321 orang yang terpaksa boyongan saat bencana melanda Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong tersebut.

Berdasar data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), warga yang dievakuasi ke luar Sulteng diterbangkan ke berbagai daerah. Yakni, Surabaya (180 orang), Makassar (12.292), Balikpapan (5.620), Jakarta (626), Manado (625), dan Kendari (70). Ada pula yang dievakuasi dengan kapal ke Makassar (1.853) dan Nunukan (55).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho menuturkan, memang ada permintaan warga untuk bisa kembali ke rumah masing-masing. Mereka berharap difasilitasi pemerintah. Misalnya, menggunakan pesawat Hercules meski saat ini penerbangan komersial sudah normal.

Tanggap Darurat Gempa Sulteng Berakhir, 1.200 Huntara DisiapkanMenko Polhukam Wiranto. (Issak Ramdhani/JawaPos.com)

“Tapi, karena banyak gitu, pasti pemerintah akan memberikan fasilitas itu. Dari Makassar ke Palu. Ada juga dari Jakarta. Dari titik-titik lainnya,” ujar Sutopo di kantor BNPB kemarin.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyampaikan, pemerintah memang bakal memfasilitasi para pengungsi untuk kembali ke Sulteng. “Mereka memang harus kembali karena hidupnya di Sulteng,” terang dia. Tapi, tidak menggunakan pesawat. ”Kami tawarkan dengan angkutan kapal,” tambahnya.

Wiranto kemarin bertolak ke Sulteng. ”Banyak yang harus diselesaikan. Banyak kegiatan yang harus disesuaikan,” ujarnya.

Menurut Wiranto, pembangunan hunian sementara (huntara) bakal dikebut. Target pembangunan 1.200 huntara sampai akhir tahun ini harus tercapai. Hal itu sangat penting lantaran masyarakat tidak mungkin terus-menerus tinggal di pengungsian. ”Agar masyarakat yang masih mengungsi di tenda-tenda bisa tinggal di hunian sementara sambil nunggu rumahnya jadi,” ucapnya.

Pemerintah masih menghitung total kebutuhan huntara untuk tempat tinggal korban. Dari hasil penghitungan sementara, huntara akan diprioritaskan untuk 23.431 keluarga yang rumahnya terdata rusak berat. 

(jun/syn/c5/oni)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Selamatkan BPJS yang belum Sehat, Presiden Isyaratkan Beri Subsidi

JawaPos.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan belum mampu berdiri di atas kaki sendiri. Empat tahun sejak didirikan, BPJS Kesehatan masih saja membutuhkan bantuan pemerintah untuk menutupi defisit keuangan.

Masalah tersebut disinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Muktamar XXX Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, kemarin (25/10). Jokowi juga mengisyaratkan akan menyetujui pemberian subsidi untuk BPJS Kesehatan. Isyarat itu Jokowi tunjukkan saat menjawab “tantangan” Ketua Umum IDI Ilham Oetama Marsis.

“Saya pikir, di benak Presiden sudah ada solusinya (untuk mengatasi defisit, Red). Tapi, Bapak belum mengemukakan. Nah, kami ingin mendengarnya di sini,” kata Ilham, disambut dengan antusias oleh anggotanya.

Selamatkan BPJS yang belum Sehat, Presiden Isyaratkan Beri SubsidiIlustrasi: Presiden Jokowi memberi isyarakat akan memberi subsidi untuk BPJS Kesehatan yang kerap merugi. (Idham Ama/Fajar/Jawa Pos Group)

Di atas podium, presiden mengatakan sudah belajar banyak mengenai persoalan BPJS Kesehatan. Dia juga mengklaim berpengalaman menyelesaikan persoalan jaminan kesehatan sejak menjadi wali kota Solo, lalu dilanjutkan ketika terpilih sebagai gubernur DKI Jakarta. “BPJS ini sudah empat tahun. Perhitungan saya semula dua tahun (sudah mandiri, Red), ini sudah empat tahun,” imbuhnya.

Lantas, bagaimana tantangan IDI? Awalnya, presiden tidak ingin menjawab di forum karena khawatir menimbulkan polemik. Dia lebih suka berbicara di forum internal bersama Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris dan Ketua IDI Ilham Oetama Marsis. Namun, di akhir kalimat, Jokowi justru memberikan sinyal bahwa negara punya kemampuan untuk menutupi defisit. Menurut dia, subsidi energi yang ratusan triliun rupiah saja pernah diberikan.

“Kita ingat bahwa yang namanya subsidi BBM (bahan bakar minyak, Red), subsidi energi, itu pernah mencapai yang namanya angka Rp 340 triliun. Ini untuk kesehatan kok, masak nggak diberikan? Ya, kira-kira jawabannya kurang lebih itu,” kata presiden.

Saat ditemui setelah acara, Jokowi mengatakan akan mencari opsi untuk menyelesaikan persoalan BPJS Kesehatan. Sinyal pemberian subsidi semakin kuat saat Jokowi menyatakan bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani tengah mempelajari pendanaan yang bisa digunakan untuk BPJS Kesehatan.

“Menteri keuangan juga baru melihat pendanaan yang bisa digunakan untuk BPJS. Yang paling penting selalu saya pesan kepada BPJS, jangan sampai pelayanan kepada masyarakat jadi buruk,” tutur dia.

Opsi lain yang didorong adalah memaksa BPJS Kesehatan untuk menyelesaikan persoalan tunggakan iuran. Sebab, berdasar informasi yang didapatkan, untuk peserta kategori penerima bantuan iuran (PBI) seperti anggota TNI-Polri dan PNS, dana yang dikelola justru tersisa. “Seingat saya malah sisa tiga sampai empat triliun (rupiah, Red),” imbuhnya.

Sedangkan untuk non-PBI, dia mengakui adanya tunggakan yang cukup besar. Karena itu, Jokowi berharap manajemen BPJS Kesehatan bisa melakukan penagihan dengan lebih gencar. “Di sini ada tagihan yang belum tertagih. Ini harus digencarkan. Ini yang harus ditagih,” tegas dia.

Jokowi juga menuntut para dokter dan rumah sakit untuk mencari cara pencegahan penyakit. Sebab, berdasar data yang dia terima, tagihan untuk penyakit katastropik sangat besar. Pada 2017 klaim kasus penyakit jantung mencapai Rp 9,25 triliun; pengobatan kanker lebih dari Rp 3 triliun; klaim gagal ginjal Rp 2,22 triliun; dan klaim stroke Rp 2,21 triliun.

Untuk tagihan penyakit nonkatastropik, beberapa di antaranya juga cukup besar. Misalnya, klaim operasi katarak Rp 2,65 triliun dan layanan rehabilitasi medik untuk fisioterapi hampir Rp 1 triliun. “Betapa angka-angka ini harus kita cermati betul bagaimana menyelesaikan dan bagaimana mengatasi,” tuturnya.

Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) merespons rencana Jokowi memberikan subsidi untuk BPJS Kesehatan. “Itu (pemberian subsidi, Red) bagus,” kata Ketua DJSN Sigit Priohutomo di kompleks DPR kemarin.

Sigit menyatakan, perlu ada penerapan sistem baru pada BPJS Kesehatan. Sistem baru itu terkait dengan pembayaran tagihan kepada RS. Dia menjelaskan, BPJS Kesehatan seharusnya memiliki dana yang bersifat siap pakai atau likuid. Dana itu siap dikucurkan ketika ada RS yang mengajukan klaim biaya layanan.

Dengan dana yang mudah dicairkan tersebut, BPJS Kesehatan tidak perlu menunggu adanya tunggakan utang yang besar di RS. Beberapa waktu terakhir, misalnya, defisit BPJS Kesehatan dinilai kronis sebelum akhirnya mendapatkan suntikan dari pemerintah. “Jika kurang, utang dulu, kemudian ditalangi, digantikan, atau sejenisnya, RS sudah bleeding (berkorban, Red) dulu.”

Lantas, berapakah besaran dana siap pakai atau likuid itu? Sigit mengatakan, saat ini rata-rata klaim yang dibayar BPJS Kesehatan kepada RS sebesar Rp 7,5 triliun per bulan. Karena itu, dana likuid yang tersedia di kantong siap pakai BPJS Kesehatan bisa sekitar Rp 3,75 triliun.

Menurut dia, upaya menutup atau menalangi defisit BPJS Kesehatan masih menimbulkan masalah. Meskipun beberapa waktu lalu pemerintah sudah menutup defisit BPJS Kesehatan, kenyataannya masih kurang. Sebab, suntikan dana dari pemerintah masih berada di bawah defisit riil BPJS Kesehatan.

“Kalau kekurangan uang (defisit, Red), bisa diganti. Tetapi, kekurangan pelayanan kepada pasien ini bencana,” katanya.

Sementara itu, pihak BPJS Kesehatan belum bisa menanggapi lebih jauh rencana subsidi tersebut. “Kan belum lengkap informasinya seperti apa,” ucap Kepala Humas BPJS Kesehatan Iqbal Anas Ma’ruf.

Ketua Komisi IX DPR (yang membidangi kesehatan) Dede Yusuf menuturkan, subsidi untuk BPJS Kesehatan merupakan program positif. Namun, dia mengatakan, skema subsidi itu tetap punya aturan main. Dede menceritakan, sebelumnya subsidi BBM dicabut untuk dialihkan sebagai dana pembangunan infrastruktur.

“Mau dari mana pun dana (subsidi, Red), untuk kesejahteraan sosial, negara Indonesia masih tertinggal di antara negara-negara ASEAN lainnya,” katanya. Karena itu, dia menegaskan, apa pun kebijakan yang diambil pemerintah, urusan kesejahteraan sosial harus menjadi prioritas. Apalagi, sampai saat ini Indonesia belum menjadi negara makmur. Karena itu, program jaring pengaman sosial masih dirasa penting.

Dede berharap anggaran PBI BPJS Kesehatan bisa dikeluarkan dari postur anggaran kesehatan. Saat ini anggaran PBI sekitar Rp 26 triliun. Sementara itu, total anggaran kesehatan mencapai Rp 111 triliun. Dengan demikian, anggaran kesehatan fokus digunakan untuk program preventif dan kuratif. 

(far/wan/jun/c11/oni)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Gudang Logistik Nasional Dipindahkan Ke Kalimantan, Ini Alasannya

JawaPos.com – Kementerian Sosial (Kemensos) berencana memindahkan gudang-gudang stok logistik yang disiapkan untuk bantuan sosial ke daerah-daerah yang masuk kategori aman dari bencana alam. Salah satunya, provinsi-provinsi yang ada di Pulau Kalimantan.

“Berbagai penelitian, disampaikan bahwa seluruh (provinsi) Pulau Kalimantan itu aman terhadap bencana. Jadi kalau misalnya nanti gudang-gudang kami direlokasi ke sana saya kira itu suatu hal yang sangat wajar,” ujar Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita saat menggelar konferensi pers di kantor Kemensos, Jalan Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (24/10).

Menurutnya, ada beberapa kota lain yang aman, namun jumlahnya tidak lebih banyak daripada daerah yang rentan bencana.

“Ada kota-kota lain yang dianggap penelitian-penelitian menjadi daerah yang aman, tapi mohon maaf saya sampaikan tidak banyak. Jadi pilihan kita tidak banyak, karena memang fakta dari penelitian menyatakan hampir sebagian besar wilayah Indoensia itu rentan bencana,” tuturnya.

Oleh karena itu, salah satu PR dari Kemensos adalah melakukan kajian-kajian dan mengevaluasi kembali terhadap letak atau penempatan-penempatan gudang-gudang stok logistik. Dia menegaskan, tidak boleh ada lagi gudang yang tempatkan di daerah-daerah yang secara penelitian sudah dianggap bahaya.

“Kita harus merelokasi gudang-gudang tersebut. Kalau nanti bencana itu datang, kita harus siap,” seru dia.

Agus mengatakan, jika dilihat secara geografis, Indonesia terletak dalam garis cincin api yang mengartikan bahwa bencana bisa datang kapan saja. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menyatakan mayoritas titik-titik Indonesia rentan bencana.

“Kita semua tahu bahwa Indonesia suka atau tidak suka letak secara geografis berada di garis cincin api. Sehingga sekarang kita itu harus waspada, dan selalu meningkatkan kesiapsiagaan kita terhadap bencana itu,” paparnya.

Lebih lanjut, dirinya memastikan, selain melihat keamanan daerah, pemindahan gudang stok juga memperhatikan letak strategis suatu wilayah. “Di tempat atau kota yang mempunyai akses (yang mudah dijangkau) dari laut maupun airport-airport (jalur udara) sehingga kita siap jika bencana terjadi,” pungkas Agus.

(yes/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Kisruh Data Pangan, Mentan Arman Diminta Tanggung Jawab

JawaPos.com – Selfish yang jauh antara perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) terhadap proyeksi produksi padi dengan yang disajikan Kementerian Pertanian (Kementan) dicermati Eksekutif Center for Badget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi.

Dia meminta agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut adanya potensi kerugian negara dalam pengelolahan anggaran di Kementan.

Gagalnya pencapaian target tersebut, tegas Uchok, Menteri Amran harus dipertanggung jawabkan. Sebab, pencapaian target itu dapat menggambarkan kinerja menteri selama menjabat. “Tapi kalau tidak tahu malu, ya sudah pertahankan saja jabatan menteri itu,” ucap Uchok di Jakarta, Rabu (24/10).

Alasannya, untuk mensukseskan program ketahanan pangan ini, pemerintah mengeluarkan anggaran yang tak sedikit sebagai bentuk keseriusannya. Bagaimana tidak, dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018, pemerintah memberikan anggaran sebesar Rp23,8 triliun kepada Kementan.

Salah satu fungsi anggaran tersebut untuk pembelian pupuk dan kebutuhan pertanian lainnya untuk mewudukan swasembada pangan. “Supaya memang kelihatan jelas, kemana saja anggaran yang dikelola Kementan,” kata Uchok,

Dalam proses audit ini, jelas Uchok, lembaga antirasuah dapat memeriksa Menteri Pertanian Amran Sulaiman beserta jajarannya. Pemeriksaan ini dapat mempermudah BPK melakukan proses audit di Kementan. Selisih hasil kalkulasi BPS sebanyak 56,54 juta ton yang sangat berbeda dengan yang disuguhkan Kementan sebanyak 80 juta ton, menyoal juga penggunaan anggaran.

“KPK sudah bisa memanggil Menteri Pertanian dan Direktur Jenderal Kementan. Sedang BPK melakukan audir seluruh proyek dalam program ketahanan pangannya,” lanjutnya.

Di kesempatan terpisah, Komisioner Ombudsman Alamsyah Saragih mengatakan, pihaknya sudah mengingatkan, Kementan sebaiknya tidak perlu terlalu terburu-buru untuk mengklaim bahwa produksi padi mengalami surplus sebanyak 13,3 juta ton beras. Menurut dirinya data tersebut masih bisa mengalami perubahan hingga akhir 2018 nanti.

“Kami sudah sering sampaikan tunggu dari publikasi BPS, sebelum mengeluarkan data. Kami juga selalu bilang jangan kampanye surplus berlebih. Dan inikan dalam batas waktu tertentu bisa turun dan bisa naik juga,” ucapnya.

Alamsyah menilai, jika memang ingin membuktikan dugaan penyelenggaraan anggaran, hal tersebut diserahkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan. Ia melanjutkan, selain produksi beras Kementan juga perlu diaudit masalah cetak sawah, anggaran pembelajaan alat produksi pertanian, dan produksi pertanain yang lainnya.

“Cetak sawah, apa sudah produksi apa belum dimanfaatkan atau tidak sesederhana itu, menurut saya itu tugas BPK lah, kami hanya memantau saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fauzi Amro mengatakan BPK perlu melakukan audit terhadap Kementan. Audit ini sebagai pertanggungjawaban penggunaan anggaran Kementan. Pertanggungjawaban audit ke BPK. Kita lihat nanti,” tutur Fauzi.

Di sisi lain, Fauzi menilai, penyempurnaan metode perhitungan produksi beras menggunakan pengawasan satelit yang dilakukan BPS, LPI, LAPAN, dan pihak terkait lainnya merupakan langkah tepat.

Metode ini dapat membuat data produksi beras seluruh kementerian terkait menjadi sama. “Selain itu dapat menjadi pijakan dalam mengambil kebijakan nasional dan pemenuhan beras,” ucap Fauzi.

(jpg/bin/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Salah Hitung Produksi Beras sejak 1997, JK Merasa Bersalah

JawaPos.com – Segudang permasalahan membayangi perberasan nasional. Setelah polemik impor beras antara Kemendag dan Bulog, kali ini terungkap kesalahan penghitungan data produksi beras secara nasional. Ironisnya, kesalahan penghitungan tersebut terjadi sejak 1997.

Kini pemerintah memperbarui metode penghitungan data produksi beras. Kali ini dengan memanfaatkan data-data dari citra satelit dan mengecek langsung ke lahan pertanian.

Hasilnya, luas lahan baku sawah mencapai 7,1 juta hektare dengan total produksi 56,54 juta ton gabah kering giling (GKG) atau setara 32,42 juta ton beras sampai Desember tahun ini.

Salah Hitung Produksi Beras sejak 1997, JK Merasa BersalahIlustrasi: pemerintah mengakui ada kesalahan metode penghitugan beras sejak 1997. (Cecep Mulyana/Batam Pos/Jawa Pos Group)

Data hasil pembaruan tersebut memiliki selisih signifikan jika dibandingkan dengan angka ramalan (aram) I atau perkiraan produksi Kementerian Pertanian (Kementan) sebesar 83,4 juta ton GKG (setara 46,50 juta ton beras) hingga akhir 2018. Kementan selama ini menetapkan aram produksi berdasar hasil koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengakui adanya kesalahan metode dalam penghitungan data produksi beras sejak 1997. Dengan kesalahan itu, jumlah produksi beras seolah-olah terus meningkat setiap tahunnya. Padahal, kenyataannya, area lahan pertanian berkurang sekitar 1,5 persen per tahun dan jumlah penduduk terus bertambah.

“Maka, pada akhirnya angka (perkiraan produksi, Red) yang terakhir dari (Kementerian) Pertanian itu 80 juta ton gabah (83,4 juta ton GKG, Red),” ujar JK sesudah memimpin rapat penyelarasan data produksi dan konsumsi beras di Kantor Wakil Presiden kemarin (22/10). Dia menegaskan, berdasar data citra satelit dan data di lapangan, perkiraan produksi 80 juta ton gabah yang dirilis Kementan itu terlalu berlebihan.

Wartawan yang menunggu di ruang konferensi pers diminta datang langsung ke ruang rapat. Semua peserta rapat masih lengkap. Dalam rapat tersebut tidak tampak Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Rapat itu dihadiri Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko, dan Kepala BPS Suhariyanto.

Perwakilan sejumlah instansi juga menghadiri rapat. Di antaranya perwakilan dari Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), serta Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). Sedangkan dari Kementan ada Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi.

Atas permasalahan penghitungan tersebut, JK pun turut merasa bersalah karena saat menjadi wakil presiden pada 2004-2009 tidak segera mengevaluasi data produksi beras.

“Walaupun dulu masih mendekati, tahun 2004-2005, masih sekitar 60 juta ton (GKG, Red),” ungkap JK yang pernah memimpin Bulog.

Dalam tiga tahun terakhir sejak rapat terbatas di Kantor Presiden pada 27 Januari 2016, pemerintah mencari metode yang terbaik untuk memastikan keakuratan data produksi beras. Semua lembaga, mulai BPS, Kementerian ATR/BPN, BPPT, Lapan, hingga BIG, bekerja sama memetakan jumlah lahan baku sawah, luas panen, dan perhitungan produktivitas per hektare. “Semua yang dipakai ini ada dua (data), satelit dan lapangan. Setelah (ada data) satelit, dicek di lapangan. Tiga tahun ini dikerjain,” ujar JK.

Citra satelit resolusi sangat tinggi yang diperoleh dari Lapan kemudian diolah BIG dengan menggunakan metode cylindrical equal area (CEA) untuk memilah sawah dan bukan sawah. Metode itu menghasilkan angka luas sawah yang aktual sesuai dengan kondisi sesungguhnya.

Selanjutnya, verifikasi tahap kedua dilakukan melalui validasi ulang di lapangan oleh Kementerian ATR/BPN. Sampai saat ini verifikasi dua tahap tersebut telah dilakukan di 16 provinsi sentra produksi padi, yang merupakan 87 persen dari seluruh luas lahan baku sawah di Indonesia. Untuk provinsi lainnya, verifikasi dua tahap diharapkan selesai pada akhir tahun ini.

Dari hasil penghitungan itu, jumlah lahan baku sawah dalam lima tahun terakhir berkurang 635 ribu hektare menjadi tinggal 7,1 juta hektare. Dengan penghitungan menggunakan metode kerangka sampel area (KSA), total lahan panen sampai September 2018 sebesar 9,5 juta hektare. Sebab, ada lahan yang bisa lebih dari sekali panen dalam setahun. Sedangkan sampai akhir 2018 total 10,9 juta hektare.

Berdasar data tersebut, diperkirakan GKG sebanyak 49,65 juta ton sampai September 2018. Selanjutnya, hingga Desember 2018, diperkirakan GKG 56,54 juta ton atau setara beras 32,42 juta ton.

Dalam rapat itu juga terungkap data konsumsi beras nasional pada 2017 sebesar 111,58 kilogram per kapita per tahun. Jumlah itu setara dengan 29,57 juta ton per tahun. Dengan demikian, bila diasumsikan konsumsi beras yang telah disesuaikan pada 2018 sama dengan 2017, tahun ini terjadi surplus beras 2,85 juta ton.

JK menegaskan sampai akhir tahun ini sangat mungkin tidak mengimpor beras lagi. Sebab, stok di Bulog masih sekitar 2,2 juta ton beras. Selain itu, harga cenderung stabil. Pemerintah akan mengimpor beras bila stok di Bulog di bawah 1 juta ton beras dan harga 10 persen di atas harga patokan. “Sekarang syarat itu tidak terpenuhi,” ujar dia.

Kepala BPS Suhariyanto menuturkan, setelah perbaikan metode, untuk penghitungan data produksi beras itu, akan ada pembaruan data per bulan. Data tersebut juga akan memuat produksi di setiap provinsi. Itu dilakukan agar kebijakan perberasan bisa lebih tepat.

Misalnya, impor beras akan menggunakan data produksi beras tersebut. “Jadi, kita tahu di mana surplusnya. Itu penting sekali karena kalau kita membicarakan stok itu tak boleh kumulatif setahun,” tutur dia.

Suhariyanto menjelaskan, sebelumnya data penghitungan produksi beras itu hanya menduga-duga dan mengonversi data yang telah ada sehingga tidak pernah ada angka pasti. Tapi, dengan metode baru itu, akan digunakan citra satelit resolusi tinggi dari Lapan dan kemudian diterjemahkan tim dari BIG dan ATR/BPN. Metodologi tersebut juga telah dibahas bersama pakar statistik dan ahli ekonomi. “Tapi, idealnya kita punya gambaran yang komplet setahun. Jadi, habis ini kita rutin menerbitkan,” ungkapnya.

Darmin menyebutkan, angka produksi beras yang sebesar 32,4 juta ton itu lebih kecil 31 persen dari angka produksi beras Kementan yang sebesar 48 juta ton. Sedangkan surplus beras yang diprediksi sebanyak 2,85 juta ton tahun ini jauh lebih kecil daripada hasil metode penghitungan lama yang berpotensi surplus 20 juta ton. Surplus 2,85 juta ton itu pun mungkin tidak akan seluruhnya dilepas ke pasar oleh petani.

Pada Maret lalu, stok beras dalam negeri di Bulog sekitar 500 ribu ton. Angka itu kurang memenuhi kebutuhan masyarakat. Sebab, untuk mengimpor beras, pemerintah menggunakan acuan jumlah stok beras di Bulog minimal 1 juta ton. Hal tersebut membuat pemerintah memutuskan untuk mengimpor 1,8 juta ton hingga September lalu. 

(jun/rin/wan/c9/agm)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Ada Pelamar CPNS yang Gagal Seleksi Tidak Masuk Akal, Ini Kata Menkeu

JawaPos.com – Pengumuman seleksi administrasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah diumumkan. Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat sebanyak 2.529.364 pelamar dinyatakan lolos. Namun, di tengah euforia tahap pertama itu, ada beberapa pelamar yang kecewa. Kekecewaan mereka muncul lantaran bukan karena hasil yang adil, melainkan adanya penolakan yang tidak masuk akal.

Hal itu diketahui melalui unggahan akun Twitter @rzkypu3. Ia menyampaikan kekecewaannya lantaran merasa kegagalannya disebabkan karena kesalahan sistem. Menurutnya, kegagalannya untuk ikut tahap lanjutan karena beberapa hal yang tidak terpenuhi, salah satunya Kartu Tanda Penduduk (Asli).

Padahal, akun bernama Rizky itu telah mengunggah seluruh persyaratan yang telah ditetapkan Kementerian Keuangan. Cuitan itu dia sampaikan dengan membalas di kolom komentar posting-an milik Kementerian Keuangan.

“Terima kasih untuk tim verifikator yang telah mengirimi saya notifikasi ini. Ke mana semua dokumen yang saya unggah? @BKNgoid ada lagi kejadian seperti ini,” tulisnya seperti dikutip Senin (22/10).

Kejadian serupa juga dialami pelamar lainnya bernama Billy Notha. Dia membalas komentar Rizky dengan nada kesal. Hal itu lantaran Billy gagal lolos karena dianggap tidak melampirkan surat pernyataan lulusan luar negeri. Padahal, dia merupakan lulusan dari Universitas Nasional yang berbasis di Jakarta.

“Senasib.. Demi Allah gue sakit hati. Tau gak kesalahan gue katanya gue gak nyantumin surat pernyataan untuk lulusan luar negeri. Padahal gue kampus lokal di Indonesia. Gak masuk akal tidak lulusnya. Semoga sial 7 turunan yang memverifikasi datanya. Amin ya Allah. Sakit hati gue,” tulisnya lewat akun @billynotha.

Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani belum bisa menindaklanjuti lebih jauh. Dia mengaku harus mengetahui permasalahannya terlebih dahulu.

“Nanti saya lihat, saya belum lihat kasusnya,” kata dia kepada JawaPos.com saat ditemui, Senin (22/10).

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Nufransa Wira Sakti ketika dihubungi belum memberi keterangan lebih jauh. Hingga berita ini dimuat, belum ada klarifikasi terkait masalah tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan menyebut, yang berhak menentukan lolos atau tidaknya pelamar adalah kementerian maupun instansi yang dilamarnya. Menurutnya, ketidakberhasilan pelamar lantaran ada beberapa syarat yang tidak dipenuhi.

“BKN sudah memberikan field keterangan yang bisa diisi dengan alasan gugurnya pelamar,” tandasnya.

(ce1/hap/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Guru Honor Jalan Kaki dari Indramayu ke Jakarta, Selalu Penuh Air Mata

JawaPos.com – Demi memperjuangkan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjadi harapan semua kaum honorer, seorang guru tidak tetap (GTT) honorer Sukma Umbara, nekat berjalan kaki dari Indramayu ke Istana Presiden di Jakarta.

Sukma yang merupakan pendidik di SDN Cadasngampar di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar) itu mengawali perjalanannya pada Senin lalu (15/10) dan pada Sabtu (20/10) malam sudah berada di Cianjur.

Sukma beristirahat di Cianjur sebelum meneruskan perjalanannya hari ini (21/10). Menurut Ketua Tim Investigasi DPP Forum Honorer K2-Persatuan Guru Republik Indonesia (FHK2-PGRI) Riyanto Agung Subekti, ikhtiar Sukma berjalan kaki dari Indramayu menuju Jakarta menjadi vitamin bagi seluruh honorer K2.

Tanpa memedulikan terik matahari matahari, angi dan kadang hujan, Sukma terus bersemangat demi menyampaikan aspirasi para guru honorer kepada Presiden Joko Widodo.

Lebih lanjut, Riyanto menuturkan, Sukma pada 19 Oktober 2018 tepat jam 16.00 WIB tiba di gedung PGRI Kota Bandung. Di sana ada pengurus PGRI Kecamatan Lembang dan Kabupaten Bandung Barat yang mengawal Sukma.

Selanjutnya, guru yang akrab disapa dengan panggilan Kang Sukma itu diterima Ketua PGRI Kota Bandung Maman Sulaeman serta para honorer yang tergabung dalam Forum Asosiasi Guru Tenaga Honorer (AGTH) – PGRI Kota Bandung.

“Kehadiran Kang Sukma disambut dengan keharuan dan tidak terasa banyak honorer yang meneteskan air matanya,” kata Itong -panggilan akrab Riyanto, Minggu (21/10).

Itong menambahkan, Pengurus Pusat FHK2-PGRI terus mendukung ikhtiar Kang Sukma. “Kami mengimbau kepada kawan-kawan honorer yang lain terus mendoakan Kang Sukma agar kesehatan, keselamatannya selama di perjalanan panjang ini terus tetap terjaga dalam keadaan prima tanpa suatu halangan,” tuturnya.

Itong juga meminta pengurus PGRI di kabupaten/kota yang dilalui dan disinggahi Sukma bisa menerima kehadiran pejuang bagi honorer itu. Sebab, kalangan honorer sejak awal berjuang selalu bersinergi dengan PGRI 

“Semoga perjuangan Kang Sukma tidak sia-sia dan bisa langsung bertemu Presiden Jokowi di Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2018, hanya untuk meminta keadilan kapan diselesaikannya masalah honorer di Indonesia yang sudah mengabdi lama mengharapkan untuk diangkat jadi PNS lewat kebijakan seorang presiden. Entah itu perpres atau kepres,” pungkas Itong.

Sukma nekat berjalan kaki sejauh ratusan kilometer dari Indramayu hingga Jakarta dmi mendapat perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Biarlah saya yang maju. Siapa tahu dengan jalan kaki, presiden mau mendengarkan aspirasi seluruh honorer K2 terutama Kabupaten Indramayu,” kata guru di SDN Cadasngampar Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu ini, Kamis (18/10).

Sejak Senin, 15 Oktober, pria yang akrab disapa Kang Sukma itu memulai aksi jalan kakinya. Misinya tidak lain menyampaikan aspirasi honorer K2 langsung ke Presiden Jokowi, bila bertemu nanti.

Dia tahu, aksi jalan kakinya ini penuh risiko. Itu sebabnya, sebelum melakukan perjalanan dia sudah membuat surat pernyataan. Isinya dia bertanggung jawa penuh bila sesuatu terjadi dengannya.

“Aksi ini murni inisiatif saya. Tidak ada paksaan dari pihak manapun. Ini semata-mata demi perjuangan mendapatkan hak kami sebagai PNS setelah bertahun-tahun mengabdi menjadi honorer,” ujar Kang Sukma.

Dia menyebutkan, nantinya sebelum bertemu Jokowi, akan lebih dulu mendatangi Gedung DPR RI di Senayan. Dia percaya masih ada banyak legislator yang tetap konsisten mendukung perjuangan honorer K2 menjadi PNS.

 Baginya, tidak ada status yang layak untuk honorer K2 selain PNS. Karean wacana status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sangat tidak diinginkan K2.

“Menjadi PPPK sama saja menjerumuskan nasib kami ke jurang yang sama. Kami ingin menghabiskan sisa umur kami dengan menikmati status PNS,” ucap yang belum tahu sampai tanggal berapa tiba di Jakarta.

(jpg/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Peduli Bencana, Ma’ruf Amin Lelang Sorbannya, Laku Rp 125 Juta

JawaPos.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Tengah (Sulteng), calon wakil presiden nomor urut 02 Ma’ruf Amin melakukan lelang sorban yang selama ini ia kenakan. Sehelai sorban berwarna abu-abu ia lelang untuk hasilnya diberikan kepada korban gempa dan tsunami.

“Sorban ini sudah lama sekali dan sering saya pakai,” ujar Ma’ruf Amin dalam Festival Nasyid Nusantara, Istora Senanyan, Jakarta, Sabtu (20/10).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (nonaktif) itu mengaku sorban yang ia lelang ini sudah menyimpan banyak kenangan. Termasuk dikenakan saat dia bersaksi dalam kasus penodaan agama yang dilakukan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Peduli Bencana, Ma'ruf Amin Lelang Sorbannya, Laku Rp 125 JutaMa’ruf mendoakan siapapun yang nantinya menjadi pemilik sorban ini, maka orang tersebut akan mendapatkan berkah. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)

“Jadi termasuk dipakai di pengadilan,” katanya.

Lebih lanjut Ma’ruf mendoakan siapapun yang nantinya menjadi pemilik sorban ini, maka orang tersebut akan mendapatkan berkah. Ma’arif mengatakan, sorban itu sudah didoakannya secara khusus.

“Sudah saya doakan khusus. Insya Allah bawa berkah,” katanya.

Adapun sorban abu-abu Ma’ruf Amin saat pelelangan dibuka dengan harga awal Rp 30 juta. Akhirnya sorban itu laku dengan harga Rp 125 juta. Pemenangnya adalah Nasyid Majdi.

“Sorban ini merupakan bagian dari identitas. Ini juga ada berkahnya dari Pak Kiai. Semongga berkah semua,” katanya.

Selanjutnya Ma’ruf Amin pun mengalungkan sorban abu-abu yang penuh kenangan itu ke Nasyid Majdi.

(gwn/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Jokowi Sentil BPJS Kesehatan yang Sudah Dibantu Tapi Masih Kekurangan

JawaPos.com – Persoalan yang terus membelit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram. Presiden menegur Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris terkait permasalahan defisit keuangan yang terjadi.

Jokowi menyatakan, masalah keuangan BPJS Kesehatan semestinya bisa diselesaikan di level bawah, yakni oleh BPJS Kesehatan dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Nyatanya, persoalan itu malah harus membuat presiden turun tangan.

“Mestinya sudah rampung di Menkes, di Dirut BPJS. Urusan pembayaran utang RS (rumah sakit) sampai presiden, ini kebangetan sebetulnya,” cetus Jokowi saat membuka kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (17/10).

Jokowi Sentil BPJS Kesehatan yang Sudah Dibantu Tapi Masih KekuranganPresiden Jokowi menyentil BPJS Kesehatan yang tidak mampu menyelesaikan masalah defisitnya. Bahkan setelah dibantu Rp 4,9 triliun masih saja tidak cukup. (Idham Ama/Fajar/Jawa Pos Group)

Jokowi menambahkan, tahun ini pemerintah memang ikut membantu menyelesaikan masalah defisit keuangan BPJS Kesehatan. Belum lama ini negara memberikan suntikan dana Rp 4,9 triliun untuk menambal defisit anggaran. Namun, rupanya dana sebesar itu masih kurang.

“Lha kok enak banget ini kalau kurang minta, kalau kurang minta,” ucapnya.

Presiden berharap, BPJS dan Kemenkes bisa mencari solusi atas persoalan itu. “Masak setiap tahun harus dicarikan solusi. Kalau tahun depan masih diulang, kebangetan,” imbuhnya.

(far/lyn/c9/oni)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.